Selasa, 02 November 2021

Tugas 6 [Firman] : Poin Penting Kemampuan AI 7B21

    Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) merupakan teknologi di bidang Ilmu komputer yang mensimulasikan kecerdasan manusia ke dalam mesin (komputer) untuk menyelesaikan berbagai persoalan dan pekerjaan seperti dan sebaik yang dilakukan manusia bahkan bisa lebih baik dari manusia. Berikut merupakan penjelasan kecerdasan tiruan menurut beberapa ahli, Kecerdasan Buatan merupakan sebuah studi tentang bagaimana membuat komputer melakukan hal-hal yang pada saat ini dapat dilakukan lebih baik oleh manusia.” menurut  Rich and Knight[1991], “Kecerdasan Buatan merupakan kawasan penelitian, aplikasi dan instruksi yang terkait dengan pemrograman komputer untuk melakukan sesuatu hal yang dalam pandangan manusia adalah cerdas.” menurut  H.A.Simon[1987]

    Keceradasan tiruan memiliki beberapa prespektif yaitu menurut tujuannya ialah membuat mesin menjadi lebih pintar, memahami apa itu kecerdasan, membuat mesin lebih bermanfaat. Adapulah kecerdasan tiruan memeiliki beberapa sudut pandang berdasarkan Makna “AI adalah bagaimana membuat mesin cerdas dan dapat melakukan hal hal yang sebelumnya dapat dilakukan manusia”, Bisnis “AI adalah merupakan suatu alat bantu(tools) yang berdaya guna dan metodologi yang menggunakan tool, tool tersebut guna menyelesaikan masalah masalah bisnis”, Pemrograman “AI termasuk didalamnya adlah sebuah studi tentang pemrograman simbolik, pemecahan masalah, proses pencarian(Search)”, dan Penilitian “AI percobaan pertama adalah membuat program permainan (game) catur, membuktikan teori, dan general problem solving”. Dari beberapa prespektif diatas ialah hal hal yang dapat membedakan penggunaannya sesuian dengan tujuan dari pengguna.

    Kecerdasan Tiruan mememiliki berbagai bidang yang sering dibahas oleh para peneliti yakni Forman Task( Matematika dan Games), Mudane Task(Perception, Robotics, Natural Language, Common Sanse, Reasoning), Expert Task(Financial Analysis, Medical Diagnotics, Engineering, Scientific Analysis). Expert System dalam kecerdasan tiruan bertugas untuk membuat program penasehat berbasis komputer yang mencoba meniru proses berpikir dan pengetahuan dari seorang pakar dalam menyelesaikan masalah-masalah spesifik.

    Konsep dasar dari kecerdasan tiruan ialah Turing Test, Pemrosesan Simbolik, Heuristic, Inferencing, dan Pattern Matching. Dari konsep diatas masing masing memiliki tugas yang berbeda dalam kecerdasan tiruan, seperti Turing Test bertugas untuk memproses uji coba melibatkan seorang penanya (manusia) dan dua obyek yang ditanyai, Pemrosesan Simbolik  berugas untuk memproses bilangan/angka-angka(pemrosesan numerik), Heuristic bertugas untuk membuat suatu strategi untuk melakukan proses pencarian ruang problem secara efektif, Inferencing bertugas untuk melakukan suatu percobaan AI dalam membuat mesin yang memiliki kemampuan berpikir atau mempertimbangkan (reasoning), Pattern Matching membuat tugas algoritmik untuk menemukan pola yang telah ditentukan sebelumnya di antara urutan data yang diproses.

    Secara sederhana terdapat beberapa keuntungan dari kecerdasan tiruan maupun kecerdasan secara alami. Keuntungan dari kecerdasan tiruan dapat diketahui sebagai betikut Lebih permanen, Memberikan kemudahan dalam duplikasi dan penyebaran, Relatif lebih murah dari kecerdasan alamiah, Konsisten, teliti, Dapat didokumentasi, dan Dapat mengerjakan beberapa task dengan lebih cepat dan lebih baik dibanding manusia. Sedangkan Keuntungan Kecerdasan secara alami ialah Bersifat lebih kreatif, Dapat melakukan proses pembelajaran secara langsung, sementara AI harus mendapatkan masukan berupa simbol dan representasi, dan Fokus yang luas sebagai referensi untuk pengambilan keputusan sebaliknya AI menggunakan fokus yang sempit. 

    Dalam kecerdasan tiruan AI memiliki poin penting dan garis besar. Poin penting AI dalam kecerdasan tiruan yakni Learning "AI perlu belajar dan tidak selalu disuruh oleh manusia untuk belajar", Reasoning "Ai dapat mengambil keputusan secara rasional dan menganalisa hasilnya", Self Correction " AI dapat mengkoreksi dirinya sendiri". Serta AI juga memiliki garis besar dalam kecerdasan tiruan yaitu Acting Humanly "sistem yang bertindak seperti manusia", Thinking Humanly "sistem yang berfikir seperti manusi", Think Rationally "Sistem yang berfikir rasional", Act Rationally " sistem yang bertindak rasional".

Artikel ini dibuat sebagai tugas kuliah Pengantar Kecerdasan Tirun sebagaimana yang tertuang dalam https://onlinelearning.uhamka.ac.id/

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda